Cara Membuat Berita Untuk Website Desa Dilengkapi Contoh Teks Berita

cara menulis berita yang benar

Cara menulis Berita | Smarttekhno.com

Cara Membuat Berita – Sebelum mengetahui teknik penulisan berita atau cara menulisa berita beserta contohnya, mari kita ulas dahulu tentang Pengertian berita, obyek berita, nilai berita, unsur berita, sifat berita, kaidah-kaidah penulisan berita, struktur berita, data berita, dan teknik penulisan berita, jenis dan macam berita.

Menulis berita merupakan suatu upaya untuk bercerita, menerangkan, atau menyampaikan informasi suatu peristiwa dalam bentuk tulisan.

Apa itu Berita?

Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan kata berita dengan cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Dalam pengertian jurnalistiknya, berita dipahami, laporan seorang wartawan/jurnalis mengenai fakta/peristiwa.

Untuk membedakan antara berita dalam paham jurnalistik dan berita dalam pengertiannya sebagai “sekedar” pengumuman atau gosip, maka berita menegaskannya dengan unsur, sifat, nilai dan media yang digunakannya (hal ini dijelaskan di belakang).

Baca juga artikel terkait

Manfaat Kegunaan Website Desa

Panduan Membuat Website desa, 

12 Inspirasi Website desa.

Obyek Berita

pengertian berita utama

Objek berita | Smarttekhno.com

Berita seluruhnya mengabarkan/menginformasikan tentang fakta. Dalam hal ini fakta yang dimaksud adalah:

  • Peristiwa: yaitu suatu kejadian yang baru terjadi dan hanya sekali terjadi.
  • Kasus: yaitu kejadian/fakta yang yang ditimbulkan oleh suatu peristiwa. Misalnya, kasus pelanggaran HAM yang terjadi setelah peristiwa penembakan TNI terhadap penduduk Sukoo di Pasuruan karena sengketa tanah.
  • Fenomena: Suatu kejadian yang pengaruhnya melebihi batas teritorial tertentu, dan ruang-ruang identitas lainnya, dan terjadi secara berulang-ulang. Misalnya fenomena s3ks bebas di lingkungan kampus.

Nilai Berita (News Value)

nilai nilai berita

Nilai kelayakan sebuah berita | Smarttekhno.com

Ada 9 nilai berita yang biasanya dipakai dalam kerja jurnalistik. Seorang wartawan akan melihat suatu kejadian/peristiwa dengan kacamata news value ini.

Sebab, layak atau tidaknya suatu kejadian untuk dijadikan berita tergantung pada nilai berita yang dikandungnya.

9 macam nilai berita tersebut adalah :

  1. Kedekatan (proximity/magnitude): peristiwa yang memiliki kedekatan dengan kehidupan khalayak pembaca, baik secara geografis maupun psikis.
  2. Baru (actuality): peristiwa yang baru saja terjadi dan masih hangat dibicarakan orang banyak.
  3. Unik :Peristiwa langka, janggal, lucu, dan aneh.
  4. Kontroversial : Peristiwa (bisa pula berarti penyataan tokoh) yang keluar dari pengetahuan dan pemahaman orang banyak (khoriqotul ‘Adat).
  5. Dampak (impact): peristiwa yang mempunyai dampak langsung terhadap kehidupan khalayak umum.
  6. Ketegangan (suspense): sesuatu yang membuat orang ingin tahu dari suatu peristiwa. Biasanya, nilai berita ini dipakai ketika sebuah peristiwa terjadi dalam waktu yang agak lama yang memerlukan suatu prediksi ending. Misalnya pada peristiwa sakitnya Soeharto (alm.). Sejak Soeharto dibawa ke rumah sakit, para jurnalis/wartawan menarik kesimpulan masyarakat pembaca, bahwa mereka menanti-nanti berita tentang apa yang akan terjadi di akhir peristiwa sakitnya mantan Presiden tersebut: meninggal, sembuh, diadili, atau bebas.
  7. Bencana (emergency): peristiwa alam yang tidak dikehendaki manusia karena mengancam terhadap hidup mereka. Karenanya, manusia begitu perhatian terhadap alam ini, sehingga memiliki nilai berita karena selalu ingin diketahui oleh khalayak masyarakat.
  8. Konflik (conflict): Peristiwa yang terjadi akibat persinggungan perbedaan yang ditimbulkan antar individu/kelompok/negara, yang berpengaruh bagi kehidupan masyarakat.
  9. Kemasyhuran (prominence): nilai berita yang menekankan pada popularitas seseorang (figur publik), kelompok/golongan (organisasi NU, misal) atau tempat dan benda (Borobudur, misal).

Unsur Berita

struktur menulis berita

Kaidah 5W1H Berita | Smarttekhno.com

Unsur penting yang ada dalam berita meliputi pertanyaan yang dapat menjawab rasa ingin tahu masyarakat pembaca.

Unsur berita tersebut 5w + 1H  :

  • What (peristiwa apa yang hendak diberitakan),
  • who (siapa yang terlibat dalam peristiwa yang diberitakan),
  • where (dimanakah peristiwa terjadi),
  • when (waktu peristiwa terjadi),
  • why (penyebab terjadinya peristiwa),
  • how (bagaimana peristiwa itu terjadi).

Nah dari Unsur 5W + 1H tersebutlah yang nantinya disusun dan kemudian di buat menjadi suatu teks berita, sehingga berita menjadi aktual, faktual dan dapat dipercaya.

Belakangan, jurnalisme memasukkan so what? (peristiwa lain yang dapat ditimbulkan oleh sebuah peristiwa yang sedang terjadi, misalnya tentang, “apa yang akan terjadi dengan Indonesia paska meninggalnya Soeharto) sebagai unsur berita. Wartawan menggunakan pertanyaan ini pada berita-berita “berat” (indepht reporting news/investigatif news).

Sifat Berita

  • Mengarahkan (directive)
  • Membangkitkan perasaan (effective)
  • Memberi informasi (informative)

sifat berita adalah

Sifat Berita | SmartTekhno.com

Kaedah-kaedah Berita

  • Akurasi (accuracy): kebenaran dan ketepatan data yang diberitakan.
  • Keseimbangan (balance): keseimbangan ini dilakukan ketika sebuah peristiwa berkaitan dengan dua belah pihak. Maka, untuk menyeimbangkan pelaporannya, wartawan harus sama-sama menggali data dari dua belah pihak terkait secara seimbang. Begitu juga dalam penulisannya.
  • Kejelasan (clarity) : dapat dipahami maksud yang dikehendaki dalam isi berita. Ini meliputi keutuhan data dan penulisan berita.

Teknik Penulisan Berita dan Jenis-Jenis Berita

jenis berita straight news vs depth news

straight news vs depth news | Smarttekhno.com

Dilihat dari bobot dan nilai sebuah peristiwa yang hendak diberitakan, berita dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Hard news (berita berat) dan
  • Soft News (berita ringan).

Dilihat dari segi penulisan laporannya, berita dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Straight News (berita langsung),
  • Depth News (berita mendalam), dan
  • Feature (berita kisah).

Di bawah dijelaskan tiga macam penulisan berita.

Straight News (Berita langsung)

Straight News disebut berita langsung karena jarak waktu dari peristiwa terjadi dengan penggalian data dan pelaporannya berdekatan (prosesnya tidak lebih dari 24 jam atau tidak lebih dari 2 hari).  Jika diberitakan tiga hari setelahnya atau lebih, maka peristiwa tersebut basi untuk diberitakan.

Ada beberapa karakter yang dapat ditemukan pada straight news, yaitu:

  • Berita straight news lebih mendasarkan pemberitaannya pada segi aktualitas, informatif dan bukan sebuah kasus atau fenomena (kejadian yang berkelanjutan atau berulang-ulang).
  • Unsur-unsur yang dipakai dalam straight news biasanya menggunakan 4 unsur saja, yaitu: what (apa yang terjadi), who (siapa yang terlibat), when (kapan terjadi), dan where (dimana terjadi). Sedangkan why dan how tidak banyak digunakan, kalaupun digunakan hanya sebagai penjelas saja.
  • Deskripsi tulisannya lugas dan langsung ke pokok peristiwa.
  • Struktur beritanya menggunakan piramida terbalik dengan komposisi: inti berita diletakkan di kepala berita (lead/paragrap 1-2), penjelas di tubuh berita (body of text), dan tidak memerlukan kesimpulan (ending).

Depth News (Berita mendalam)

Depth News disebut berita mendalam karena laporan yang hendak diberitakannya memiliki nilai berita yang berat, baik dari segi fakta, penggalian data, dan dampaknya kepada masyarakat umum. Disebut berita mendalam, juga karena proses penggalian datanya memerlukan perencanaan, persiapan matang, dan analisa yang mendalam.

Ada beberapa karakter depth news, yaitu:

  • Unsur berita yang ditekankan adalah why (mengapa peristiwa terjadi) dan how ( bagaimana peristiwa itu terjadi. Terkadang so what? (apa yang akan terjadi kemudian) dipakai untuk mendekatkan berita pada kebenaran prediksi lebih lanjut dari suatu peristiwa yang tengah terjadi.
  • Deskripsi berita analitis dan mengungkapkan banyak fakta penting sebagai pendukung.
  • Struktur berita yang digunakan adalah balok tegak. Karenanya, di setiap bagian berita (dari kepala berita, tubuh berita, hingga kaki berita) mengandung inti peristiwa. Sehingga, membaca sebagian paragrap saja tidak dapat memahami atau mendapatkan informasi secara utuh. Karenanya, seluruh bagian berita depth news merupakan satu kesatuan utuh.

Feature (Berita kisah)

cara menulis berita feature

Berita feature | Smarttekhno.com

Feature biasa disebut dengan berita kisah atau juga disebut dengan cerita pendek (cerpen) non-fiksi. Karenanya, dalam feature terkandung dua unsur kekuatan, yaitu fakta dan estetika (sastra). Sebagai berita, feature mengabarkan fakta yang benar-benar terjadi. Juga disebut tulisan prosa karena bahasa yang dikomunikasikannya menggunakan kaidah-kaidah sastra (gaya, narasi, diksi, dll.) yang menekankan kesan estetik.

Feature tergolong pada berita ringan (soft news) karena lebih menekankan fungsi entertain (menghibur) dan memengaruhi emosi (persuation)nya daripada edukatif dan informasi. Tapi feature juga tergolong pada berita berita berat (hard news) karena terkadang dia memberitakan fakta di balik peristiwa, yang membutuhkan perencanaan matang dan analisa mendalam.

Tulisan feature selalu menekankan emosi pembaca sebagai sasaran dampaknya. Sehingga. Feature dikenal dengan berita yang menekankan pada human interest  (menarik minat dan perasaan si pembaca). Artinya, feature dapat membuat pembaca berdecak kagum, terharu, sedih, senang, tertawa, panik, dsc)

Macam-Macam Feature

Feature dibagi menjadi beberapa macam, yaitu:

  • Feature sejarah (historical features): menceritakan kejadian yang terjadi di masa lalu namun masih menarik diberitakan masa kini, seperti berita tentang peran Soeharto pada penumpasan PKI yang sering diberitakan media massa menjelang beliau wafat.
  • Feature profil (profil features) : menceritakan tentang sisi hidup publik figur, organisasi, dan komunitas masyarakat, misalnya berita tentang proses hidup seorang pengusaha sukses yang berawal dari gelandangan, cerita sukses sebuah LSM dalam membangun masyarakat pedalaman, atau cerita ngiris komunitas masyarakat tertententu.
  • Feature perjalanan (adventures features) : menceritakan pengalaman berkesan dari sebuah perjalanan. Misalnya cerita tentang eksotisme alam di gunung Lawu.
  • Feature musiman (seasonal features) : cerita tentang peristiwa unik dan menarik yang terjadi secara rutin, baik setiap tahun, setiap momen, atau setiap musim. Misalnya, cerita riuh-gembira orang-orang kampung ketika lebaran (hari raya Idul fitri) tiba, dsb.
  • Feature tren (trend features) : feature yang menceritakan tentang gaya hidup komunitas tertentu atau masyarakat pada umumnya dalam jangka waktu tertentu. Misalnya gaya hidup remaja desa ketika wifi masuk ke kampung-kampung.
  • Feature “bagaimana cara” (how-to-do-it features) : biasa disebut feature tips. Yaitu menjelaskan tentang bagaimana suatu perbuatan atau aktifitas dilakukan. Misalnya, tentang bagaimana caranya merawat mobil agar irit bahan bakar.
  • Feature “di balik layar” (explanatory features) : menceritakan tentang apa yang sebenarnya terjadi dibalik suatu peristiwa. Misalnya, cerita/berita tentang fakta-fakta yang menyebabkan banser membakar bendera HTI.
  • Feature sidebar : feature yang memberitakan bagian-bagian lain dari sebuah peristiwa besar yang di dalamnya mengandung unsur human interest. Seperti, nasib para pengungsi yang kehilangan rumah ketika banjir bandang menimpa mereka.

Teknik Penulisan Berita

struktur berita

piramida terbalik | Smarttekhno.com

Struktur teks Berita – Ada beberapa bagian yang harus diperhatikan dalam membuat teks berita, yaitu:

Membuat judul Berita : dalam membuat judul, wartawan harus memperhatikan :

  1. menjelaskan isi berita.
  2. menarik.
  3. jelas.
  4. simpel dan lugas.
  5. hemat kata (biasanya tidak lebih dari lima kata).

Membuat lead (Jendela berita) : dalam straight news, lead biasanya diletakkan pada paragrap 1-2. umunya, diletakkan diawal berita, dan bahkan terkesan sebagai bagian lain dari tubuh berita. Namun, lead sangat penting karena dia adalah jendela berita. Lanjut atau tidaknya si pembaca untuk menuntaskan berita tergantung dari lead.

Ada beberapa macam lead, yaitu:

  1. lead ringkasan: lead yang meringkas isi berita atau langsung ke pokok persoalan.
  2. lead bercerita: lead yang mengantarkan pembaca dengan cerita yang berkait dengan isi berita. Lead semacam ini membutuhkan kreativitas tinggi karena mendedahkan gaya bahasa dan diksi.
  3. lead pertanyaan: lead yang mengantarkan pembaca dengan pertanyaan-pertanyaan tentang peristiwa yang hendak diberitakan di tubuh berita. Lead ini digunakan untuk memancing pembaca agar menuntaskan seluruh isi berita.
  4. lead penggoda: lead yang dimaksudkan memang untuk menggoda pembaca menuntaskan seluruh isi berita. Lead ini biasanya dengan cara menggunakan kalimat-kalimat mengelabui atau sulit ditebak.
  5. lead menuding langsung: lead ini digunakan untuk menunjukkan keabsahan fakta yang diberitakan atau urgensitas peristiwa yang berdampak bagi kehidupan masyarakat banyak.
  6. lead nyentrik : lead ini biasanya menggunakan pantun, puisi, anekdot, lagu, dsc.
  7. lead Deskriptif : menggambarkan peristiwa yang hendak diberitakan.
  8. lead kutipan: lead yang menggunakan pernyataan orang secara langsung.
  9. lead gabungan: lead yang menggabungkan dua atau lebih lead-lead di atas.

Membuat Ending : terkadang kita sulit dalam menutup tulisan berita.

Namun, pada umumnya, ending berita berkarakter seperti berikut :

  1. menyengat: ending menyengat ini biasanya diakhiri dengan kata-kata mengagetkan pembaca dan membuatnya seolah-olah terlonjak, kaget atau pun kagum.
  2. klimaks: ending ini biasanya dipakai pada berita yang menceritakan kronologis berita secara lengkap.
  3. menggantung: ending ini bisa disebut dengan ending yang tidak menemukan penyelesaian. Artinya, wartawan tidak memberikan kesimpulan jelas pada beritanya dan membiarkan pembaca menyimpulkan sendiri.

Contoh Teks Berita dari Berbagai Tema

Contoh Teks Berita Tentang Sekolah

contoh berita pendidikan

contoh teks berita pendidik | Smarttekhno.com

Berita Pendidikan | Apa UN Akan Diulang Karena Soal ujian Bocor?

Dengan bocornya soal UN atau ujian nasional bagi tingkat menengah pertama yang akan di laksanakan pada hari Rabu 21 januari 2019, menjadi berita yang besar untuk pelaksanaan ujian nasional tahun ini. Menteri Pendidikan, Bohimmv pun menyatakan jika pelaku pembocoran dari soal ujian tengah di selidiki. Ia juga mengatakan jika pelaku yang membocorkan soal ujian tersebut akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku dan pasal yang berlaku.

Dari beberapa hasil verifikasi yang sudah di laksanakan oleh pusat penilaian pendidikan balitbang Kemdikbud atau PUSPENDIK, sudah ditemukan sekitar 30 buklet soal dari sebanyak 11.735 yang telah diunggah ke internet adalah berstatus ilegal.

Setelah memperoleh adanya laporan tersebut, Menteri Pendidikanpun segera melakukan berbagai koordinasi dengan Menteri Komunikasi dan juga informasi untuk melakukan pemblokiran pada tutan link yang ada di Google yang telah berisi konten-konten ilegal tersebut. kerja sama yang di lakukanpun turut melibatkan pihak Google dalam upaya memaksimalkan pemblokiran seluruh konten soal ujian ilegal tersebut.

Di duga kuat soal ujian nasional yang bocor tersebut melibatkan oknum dari pihak- pihak percetakan Negara yang telah di tunjuk secara langsung untuk mencetak seluruh soal- soal untuk ujian nasional. Upaya penggeledahan pun sudah dilakukan secara internal dari pihak percetakan untuk dapat mengetahui siapa sebenarnya oknum di balik peristiwa pembocoran soal ujian nasional.

Dengan peristiwa bocornya soal ujian nasional tersebut tentu masih menjadi hal yang di pertimbangkan oleh Menteri pendidikan untuk melakukan kembali ujian ulang atau tidak. Namun, kemungkinan besarnya ialah, ujian tidak akan di ulang karena hal ini juga menyangkut seberapa besar biaya dari pembuatan soal ujian nasional tersebut di Indonesia.

Contoh Teks Berita Tentang Kecelakaan

contoh berita kecelakaan

contoh teks berita | Smarttekhno.com

Teks berita yang berikutnya ini adalah mengenai kejadian kecelakaan tunggal yang terjadi di jalan tol.

Karena Rem Blong, Satu Mobil Mewah Pun Menabrak Pembatas Jalan

Telah terjadi sebuah kecelakaan tunggal yang cukup hebat kemarin malam pada jalan Tol Ngawi KM 10 pada tanggal 5 Oktober 2018. Satu mobil mewah yang di kendarai oleh seorang anak muda yang bernama Tardi, ia mengendarai mobil dengan kecepatan yang tinggi yakni 190 KM/jam.

Mobil yang memiliki nomor polisi AE 3763 AH tersebut telah menabrak pembatas jalan karena mengalami rem blong pada mobilnya. Mobil Ferarri dengan warna biru itu untung tidak menimbulkan kecelakaan dengan pengguna jalan yang lain karena pada saat itu Tol Ngawi pun terlihat cukup macet pada arah yang sebaliknya.

Untungnya pada saat kejadian kecelakaan yang terjadi sama sekali tidak mengakibatkan adanya korban jiwa, namun untuk pengemudi mobil Ferarri tersebut mengalami luka berat dan cukup parah sehingga saat ini tengah di rawat di Rumah sakit Magetan.

Sekian Cara Membuat Berita Untuk Website Desa Dilengkapi Contoh Teks Berita, baca juga artikel terkait Manfaat Kegunaan Website DesaPanduan Membuat Website desa, dan 12 Inspirasi Website desa.

Founder of Smarttekhno.com dan Jendelabisnis.com

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: