Cara Menyikapi Berita Hoax yang Baik

Menyikapi Berita Hoax – Apakah Kalian sering menerima berita hoax dan mengerti bagaimana cara menyikapi berita hoax tersebut, serta bagaimana cek berita itu hoax atau fakta?

Apa itu Hoax ?

pengertian hoax

Hoax adalah informasi palsu, berita bohong, atau fakta yang diplintir atau direkayasa untuk tujuan lelucon hingga serius (politis).

Secara bahasa hoax (synonyms: practical joke, joke, jest, prank, trick) adalah lelucon, cerita bohong, kenakalan, olokan, membohongi, menipu, mempermainkan, memperdaya, dan memperdayakan.

Dalam Kamus Bahasa Indonesia (KBBI), hoax diterjemahkan menjadi hoaks yang diartikan dengan “berita bohong”.

Dalam Kamus Jurnalistik, saya mengartikan Berita Bohong (Libel) sebagai berita yang tidak benar sehingga menjurus pada kasus pencemaran nama baik.

Istilah lain berita bohong dalam konteks jurnalistik adalah Berita Buatan atau Berita Palsu (Fabricated News/Fake News).

Hampir sama dengan berita bohong, berita buatan adalah pemberitaan yang tidak berdasarkan kenyataan atau kebenaran (nonfactual) untuk maksud tertentu.

Dengan demikian, dalam dunia jurnalistik, hoax bukanlah hal baru.

Hoax bertumbuh-kembang seiring dengan popularitas media sosial.

Media sosial memungkinan semua orang menjadi publisher atau penyebar berita, bahkan “berita” yang dibuatnya sendiri, termasuk berita palsu atau hoax.

Hoax umumnya bertujuan untuk “having fun” atau humor. Namun, hoax juga bisa dijadikan alat propaganda dengan tujuan politis, misalnya melakukan pencitraan atau sebaliknya, memburukan citra seseorang atau kelompok.

Berita bohong atau hoax itu sering kali banyak yang mempercayainya hingga berhasil mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan bermasyarakat. Baik itu pengaruh positif maupun negatif.

Namun hoax tetaplah hal yang seharusnya tidak disebarkan. Oleh karena itu sangat penting sekali mempelajari bagaimana bersikap yang bijak dalam membaca berbagai isu selama ini.

5 Cara Menyikapi Berita Hoax

menyikapi berita hoax

Indonesia sendiri merupakan negara yang mudah sekali terpengaruh dengan berbagai isu. Banyak sekali hoax yang tersebar selama ini, khususnya di era media sosial yang semakin banyak dan bebas menyebarkan apapun.

Bukan itu saja, bahkan pemilik akun juga bebas menulis apapun di akunnya sehingga mudah sekali menyebarkan berbabagi hal, baik hoax maupun bukan.

Oleh karena itu,berikut adalah bagaimana Kalian sebaiknya cara menyikapi berita hoax.

Bersikap Tenang

Berita hoax memang sering kali sangat provokatif dan memancing emosi, baik emosi yang posifi maupun negatif. Oleh karena itu, menyikapi berita hoax ini memang harus sangat berhati-hati dan tenang dulu.

Jangan panik!

Karena dengan emosi yang mudah terbawa suasana atau tidak tenang, Kalian bisa saja terjerumus dalam keputusan atau sikap yang salah. Sehingga justru ikut menjadi korban dari berita hoax yang disebarkan itu.

Pastikan Sumber Beritanya Harus Valid

Berita hoax sering sekali muncul dari sumber yang tidak jelas atau tidak terpercaya. Seperti yang kita mengerti bahwa berita yang terpercaya umumnya ada di media yang sudah resmi. Maka dipastikan agar sumber berita yang kita baca juga dari sumber yang jelas.

Meskipun bukan media tingkatan nasional, namun sumbernya adalah sumber berita yang memang resmi dan diakui oleh negara.

Sehingga akan menutup kemungkinan untuk penyebaran yang salah tersebut.

Cek Kebenaran Beritanya

ciri ciri hoax

Saat ini mudah sekali untuk mengecek kebenaran dari suatu berita yang tersebar. Kita bisa saja menggunakan internet untuk mencaritahu apakah berita itu benar atau salah.

Salah satu caranya adalah dengan mengecek di Google.

Kita dengan bebas bisa mencari di google tentang berita yang sedang tersebar apakah berita benar atau salah. Misalnya berita gempa, langsung saja kita cari di google apakah ada badan terpercaya yang membahas tentang ini atau tidak.

Dengan pengecekan ini, maka kita akan semakin mendekati kebenaran dari suatu berita.

Jangan Buru-buru Menyebarkan

Berita hoax yang sudah kita sebarkan akan semakin besar kemungkinan untuk kembali membohongi orang lain. Sehingga kita justru menjadi bagian dari penyabaran berita hoax tersebut. Maka cara untuk menyikapi berita hoax salah satunya adalah dengan meredam diri untuk tidak segera menyebarkan berita tersebut.

Dipastikan dulu untuk melakukan beberapa cara yangs udah dibahas sebelumnya. Jika memang sudah dicek dan dipastikan kebenaran dari berita yang disampaikan, maka boleh saja untuk disebarkan kembali berita yang viral tersebut.

Lagi pula, apa sebenarnya manfaat dari menyebarkan berita hoax tersebut?

Mempertimbangkan Manfaat dari Beritanya

Ini penting sekali untuk kita ingat baik-baik, bahwa tidak semua berita benar itu harus disebarkan.

Bukan hanya berita hoax yang tidak boleh disebarkan, akan tetapi berita yang benar pun banyak yang sebaiknya tidak perlu disebarkan. Khususnya berita yang berkaitan dengan masalah pribadi orang lain.

Makanya, ditimbang kembali keputusan yang akan diambil sebelum menyebarkan berbagai berita yang kita dapat.


Ciri-Ciri Hoax

menyikapi berita hoax

Menurut Dewan Pers, ciri-ciri hoax adalah sebagai berikut:

  1. Mengakibatkan kecemasan, kebencian, dan permusuhan.
  2. Sumber berita tidak jelas. Hoax di media sosial biasanya pemberitaan media yang tidak terverifikasi, tidak berimbang, dan cenderung menyudutkan pihak tertentu.
  3. Bermuatan fanatisme atas nama ideologi, judul, dan pengantarnya provokatif, memberikan penghukuman serta menyembunyikan fakta dan data.

Ciri khas lain hoax adalah adanya HURUF KAPITAL, huruf tebal (bold), banyak tanda seru, dan tanpa menyebutkan sumber informasi.

Cara Mengecek Hoax atau Fakta

ciri ciri hoax

Cara mengecek hoax sangat mudah, terutama jika berupa gambar atau foto.

Jika berupa gambar/foto, buka saja Google Image. Klik icon Kamera dan upload gambar yang mau dicek atau copas link/url gambar yang akan dicek kebenarannya.

Jika berupa link, cek URL-nya dan cek kredibilitas situsnya dengan mengidentifikasi pemilik situs atau admin websitenya di menu/halaman “About Us” atau “Tentang Kami”.

Jika informasi yang diduga hoax itu diperoleh di WhatsApp (WA), tanyakan kepada pengirimnya, dari mana ia memperoleh informasi tersebut.

Jika jawabannya “kiriman teman” atau “copas dari grup sebelah”, waspadalah… itu hoax!

Nah, Begitulah beberapa cara menyikapi berita hoax yang bisa Kalian terapkan khususnya di era saat ini yang bebas sekali dalam menyebarkan berita.

Pastikan bahwa Kalian bukan bagian dari orang yang suka menyebarkan berita hoax tersebut.

Demikian, terima kasih.

Salam, Smarttekhno.com

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: